faktor pemicu serangan asma pada bayi

faktor pemicu serangan asma pada bayi,- Setelah sebelumnya kita telah membahas mengenai pengobatan asma, kini kita akan membahas mengenai faktor pemicu serangan asma pada bayi. Artikel ini kami ambil dari sumber bidanku.com.

Asma Pada Bayi


http://pengobatanasma.blogspot.com/2014/11/faktor-pemicu-serangan-asma-pada-bayi.html


Bayi mengalami kesulitan bernafas, walaupun semua kondisi tidak dapat dibenarkan bahwa hal tersebut adalah gejala asma, akan tetapi untuk anda yang memiliki riwayat asma, kemungkinan bayi anda mendapatkan penyakit asma lebih besar dari bayi lainnya. Pada umumnya, bayi yang mendapatkan penyakit asma lebih sering dipengaruhi oleh faktor genetik. Bahaya dari serangan asma pada bayi lebih besar ketimbang pada orang dewasa. Penyakit asma pada bayi menimbulkan kemungkinan efek fisik yang lebih berat. Bahkan WHO (Organisasi kesehatan dunia) menyebutkan adanya peningkatan jumlah anak yang menderita asma dari tahun ke tahun.
Asma adalah peradangan kronis pada tabung pernapasa kecil (bronkiolus) dalam paru-paru bayi. Dokter akan membantu memberikan diagnosis asma dengan mengidentifikasi melalui gejala-gejala yang ditimbulkan kemduian juga dokter akan mempertimbangkan riwayat medis keluarga anda yang mengalami asma. Gejala bayi yang mengalami penyakit asma dapat dideteksi pada suia bayi dibawah tiga tahun. Ditandai dengan sesak nafas setidaknya empat kali akan tetapi tidak mengalami demam kemudian memiliki alergi terhadap susu, telur, debu, serbuk sari dan juga bulu binatang. Pada kondisi tertentu penyakit asma dapat juga ditandai dengan kondisi bayi yang mengalami eksim dan perlu anda ingat penyakit asma dipengaruhi oleh faktor keturunan atau genetik sehingga apabila riwayat keluarga anda mengalami asma kemungkinan resiko menderita akan tinggi. Pada kondisi yang dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu akan mengakibatkan penyakit asma pada bayi semakin berat.

Berikut adalah faktor yang dapat mengembangkan asma pada bayi, diantaranya yaitu:
  • Bayi anda tinggal bersama dengan anggota keluarga atau orang tua yang merokok. Hal ini membuatnya hampir empat kali lebih mungkin untuk mendapatkan penyakit asma semakin berat.
  • Bila ibu bayi seorang perokok aktif dan selama kehamilan melakukan kebiasaan buruk merokok
  • Bayi anda lahir dengan berat lahir rendat atau lahir prematur
  • Salah satu atau kedua orang tua bayi anda menderita asma, alergi atau kondisi lain, seperti eksim, ini mungkin berarti bahwa ia mengembangkan lebih awal dari bayi yang tidak memiliki asma dalam keluarga.
  • Bayi anda memiliki kondisi alergi seperti eksim, atau alergi makanan
  • Bayi anda tinggal disebuah rumah yang memiliki masalah lembab atau jamur.

Asma adalah kondisi jangka panjang yang memerlukan penanganan yang serius. Hal ini mengingat penyakit asma akan tiba-tiba kambuh tanpa anda duga sebelumnya. Penting sekiranya untuk anda sebagai seorang ibu mengetahui cara untuk meringankan gejala asma dan juga memberikan pencegahan agar penyakit asma tidak berkembang secara serius.
Asma juga merupakan penyakit kronis yang dipicu oleh kelainan patologis genetis, sifat alergi yang menyebabkan asma akan selalu menetap. Karenanya, penderita asma tidak dapat terbebas 100% dari penyakitnya itu. Akan tetapi, gejala asma bisa dikendalikan dengan menggunakan obat pengontrol secara teratur. Jika gejala asma sudah bisa dikontrol, penderita asma pun dapat beraktivitas seperti orang lain. Namun, tetap saja bila suatu saat ia terpapar faktor pencetus, serangan asma bisa terjadi lagi padanya. Karena itu, penderita asma harus menghindari faktor pencetus asma yang bisa berasal dari dalam dan luar tubuh seperti rasa cemas berlebihan, stress, debu, udara dingin, bulu binatang, polusi udara dan lain sebagainya.

0 Response to "faktor pemicu serangan asma pada bayi"

Poskan Komentar