Bahaya Penyakit Asma Pada Saat Hamil

Penyakit asma merupakan penyakit yang sering muncul tiba-tiba bagi sebagian ibu hamil, bahkan untuk para ibu hamil tanpa riwayat penyakit asma sebelumnya. Namun, hal itu bukan berarti setiap kehamilan selalu disertai asma. Setidaknya 8% ibu hamil memiliki kemungkinan mengalami asma selama kehamilan.
Bahaya penyakit asma terhadap proses kehamilan ada kemungkinan:
Selama gejala asma masih bisa dikontrol dan tidak begitu parah, maka asma tidak membawa pengaruh membahayakan kepada janin.
Lain halnya jika asma tidak terkontrol menyebabkan sesak nafas dalam waktu relatif lama, maka anda perlu waspada.
Gangguan asma pada ibu hamil dengan frekuensi yang parah dapat menyebabkan resiko-resiko dibawah ini, antara lain :
  • Tekanan darah tinggi selama proses kehamilan
  • Kelahiran bayi premature
  • Berat badan janin jauh dibawah rata-rata
  • Perkembangan janin yang lamban.

Pencegahan Serta Pengobatan Asma Pada Masa Kehamilan

 http://pengobatanasma.blogspot.com/
  1. Mengobati asma bagi wanita hamil sama halnya dengan mengobati asma pada umumnya. Layaknya para penderita asma lainnya, ibu hamil harus memiliki tindakan perencanaan asma guna mengontrol pembengkakan dan pencegah serangan, seperti berikut dibawah ini:
  2. Jika lebih dari satu professional kesehatan yang terlibat selama masa kehamilan anda, pastikan mereka dapat berkomunikasi satu dengan yang lain guna pengobatan terbaik. Pilihlah dokter kandungan yang pernah bergabung di yayasan asma atau terbiasa mengobati wanita hamil penderita asma
  3. Terus awasi paru-paru anda selama masa kehamilan guna memastikan janin anda mendapatkan oksigen yang cukup. Karena keparahan asma dapat berubah sekitar 2/3 selama masa kehamilan. Anda harus memeriksa kandungan setiap bulannya guna memantau gejala dan fungsi paru-paru.
  4. Lakukan pantauan terhadap pergerakan janin secara terautr setelah minggu ke-28
  5. Pertimbangkan untuk melakukan USG setelah minggu ke-32 kehamilan guna memantau pertumbuhan janin jika asma anda tidak dikontrol dengan baik. USG juga dapat membantu dokter anda memeriksa janin setelah serangan asma
  6. Cobalah untuk menghindari segala bentuk pemicu asma seperti asap rokok atau debu, sehingga anda dapat mengkonsumsi lebih sedikit obat.Kebanyakan wanita memiliki gejala penyumbatan pada hiudng yang berhubungan dengan serangan asma. Tak hanya itu, Gastroespoghageal Reflux Disease (GERD) yang sering terjadi saat kehamilan juga dapat menyebabkan gejala asma
  7. Penting halnya untuk melindungi diri anda dari flu. Segera berikan tubuh anda vaksinasi flu, baik dari trimester satu, dua ataupuun ketiga. Vaksinasi flu efektif selama satu musim. Vaksin ini juga aman bagi kehamilan dan disarankan bagi seluruh wanita hamil
Nah itulah beberapa tindakan pencegahan serta pengobatan asma yang bisa dilakukan oleh ibu hamil dengan mengingat bahaya penyakit asma pada saat hamil. Terimakasih anda telah berkunjung di website pengobatan asma. Semoga artikel yang kami sajikan dapat memberikan manfaat untuk anda semua dan kesembuhan anda. Aamiin




[sumber: meetdoctor.com dan vemale.com]

0 Response to "Bahaya Penyakit Asma Pada Saat Hamil"

Poskan Komentar